Menu

Sejarah, Pengertian, dan Definisi Linux

January 1, 2015 - Software

Jika rutinitas sehari-hari Anda berkutat dengan teknologi informasi, termasuk perangkat komputer, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Linux. Linux merupakan sebuah software open source yang biasanya digunakan untuk komputer, laptop, atau PC. Linux sendiri merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi perangkat lunak bebas dengan sumber terbuka (open source), yang merupakan turunan dari Unix.

Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan, dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Linux sendiri telah lama dikenal penggunaannya di server dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama, seperti Dell, Intel, Hewlett-Packard, IBM, Oracle Corporation, Red Hat, Novell, hingga Sun Microsystems.

Software ini bermula pada tahun 1969 ketika Ken Thompson dan Dennis Ritchie, para peneliti di AT&T Bell Laboratorium AS, membuat sistem operasi Unix. Unix kala itu mendapat atensi besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh produsen/pembuat hardware. Selain itu, dengan seluruh source code dibuat dengan bahasa C, memudahkan pemindahannya ke berbagai platform.

Dalam waktu singkat, Unix berkembang dalam dua jalur, yaitu Unix yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu, mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang diprakarsai IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar Unix.

Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis Unix, salah satunya MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Linus Torvalds, mahasiswa Universitas Helsinki, kemudian menjadikan source ini sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan source dengan kode yang bisa diakses oleh umum, yang pertama kali dirancangnya pada awal tahun 1990-an.

Sejarah Linux

Timeline Sejarah Linux

Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux, yang diturunkan dari nama penciptanya. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian, untuk menjadikan Linux sebagai sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU.

Salah satu yang unik dari Linux adalah logo yang menggambarkan seekor pinguin. Cikal bakal logo ini bermula ketika Linus Torvalds sedang berjalan-jalan di sebuah taman di Perth, lalu tiba-tiba ia dipatok oleh seekor pinguin yang mengakibatkan dirinya mengalami demam selama berhari-hari. Sejak itu, ia berpikir bahwa karakter pinguin cocok untuk dijadikan logo sistem operasi barunya. Linus pun mengadakan sebuah kompetisi untuk mendesain logo Linux yang baru, dan kompetisi itu dimenangkan oleh Larry Ewing yang berhasil menggambarkan seekor pinguin yang sedang duduk.

20tahun Linux

Sekarang, Linux adalah sistem Unix yang lengkap, yang bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial.

Jadi, Apa itu Linux ?

Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
Nama “Linux” berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

Desain Linux

Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.
Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.

Pengembangan Linux

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC atau newsgroup. Forum daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki milis dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.

Distribusi Linux

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
distro Linux

Garis keturunan berbagai distro Linux

Contoh distribusi distro Linux atau bisa di lihat melalui distrowatch.com :

Sumber : Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan mengunjungi ke situs wikipedia ya http://id.wikipedia.org/wiki/Linux .