Menu

Pengertian dan Fungsi Kernel Linux

April 11, 2015 - Software

Jika Anda pernah menggunakan sistem operasi Linux, pasti sudah tidak asing lagi dengan Kernel Linux. Sesuai namanya, Kernel Linux merupakan kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU atau Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi Unix, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh para programmer di seluruh dunia.

Tugas kernel adalah mengakses hardware secara aman dan yang sedang aktif, atau sebagai jembatan antara software dan hardware. Dalam dunia komputer, istilah Linux selalu merujuk pada istilah Kernel, yang ditulis oleh Linus Torvalds pada awal tahun 1990-an.

Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai Kernel Linux, sebaiknya kita perlu memahami istilah kernel terlebih dahulu. Kernel dapat diartikan sebagai perangkat lunak yang membuat komunikasi atau mediator antara aplikasi komputer dan perangkat keras, serta menyediakan pelayanan sistem seperti pengaturan memori untuk proses-proses yang sedang berjalan, pengaturan file-file, input-output terhadap dan dari suatu device, serta beberapa fungsi tambahan lainnya.

Bagan kernel secara sederhana

Secara umum, kernel memiliki fungsi melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman. Pasalnya, akses ke perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks. Karena itu, kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware.

diagram kernel linux

Bagan kernel linux secara kompleks

Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam, sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programmer.

Sistem operasi mengembangkan kernel yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang berbeda secara desain, yaitu:

Kembali ke Kernel Linux, kernel ini pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki, Finlandia, pada tahun 1991 silam. Kala itu, Linus memikirkan sebuah ide sederhana untuk suatu sistem operasi. Ia pun memulai dengan task switcher dalam bahasa rakitan x86 pada Intel 80386 dan sebuah driver Terminal. Tanggal 25 Agustus 1991, Linus mem-posting sebuah pesan di comp.os.mix, sebuah newsgroup di Usenet.

Setelah posting tersebut, pengembang dan pengguna Linux bertambah cepat. Kemudian, mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek software gratis untuk digunakan sebagai sistem operasi yang baru. Dan, Kernel Linux pun telah menerima kontribusi dari ribuan programmer, dan banyak distribusi Linux yang dirilis berdasarkan Kernel Linux.

Dewasa ini, seiring popularitas sistem operasi Android yang terus meroket, yang mencakup Kernel Linux, membuat kernel menjadi pilihan paling populer untuk perangkat mobile, menyaingi installer dasar dari semua sistem operasi. Beberapa router juga menggunakan Kernel Linux, seperti server, smart TV, dan embedded system non-Android lainnya. Sayangnya, meski penggunaan kernel Linux di perangkat desktop cukup dominan, namun pangsa penggunaan Linux itu sendiri masih kalah dibandingkan sistem operasi yang lain.